SDICT Information

Pembelajaran Berbasis Proyek

Pembelajaran berbasis project adalah pendekatan pembelajaran yang menempatkan anak sekolah dasar dalam situasi memecahkan masalah atau memecahkan tugas yang membutuhkan aplikasi dari beberapa mata pelajaran sekaligus. Dalam pembelajaran berbasis project, anak belajar dengan mengerjakan proyek yang membutuhkan aplikasi dari berbagai mata pelajaran, seperti matematika, sains, dan sastra.

Dengan pendekatan ini, anak belajar dengan cara yang lebih aktif dan terlibat, dan dapat memahami bagaimana konsep yang dipelajarinya dapat diterapkan dalam situasi nyata. Pembelajaran berbasis project juga dapat membantu anak mengembangkan keterampilan berpikir kreatif dan keterampilan berkolaborasi dengan teman sekelasnya.

Mengambil sudut pandang sebagai anak, pengalaman belajar berbasis project adalah pengalaman yang menyenangkan dan menantang. Dalam belajar berbasis project, kita diberikan tugas atau proyek yang harus diselesaikan, dan kita harus menggunakan berbagai mata pelajaran yang kita pelajari untuk menyelesaikannya.

Misalnya, kita mungkin diberikan proyek membangun rumah dari bahan yang dapat didaur ulang, dan kita harus menggunakan matematika untuk menghitung ukuran dan jumlah bahan yang dibutuhkan, serta sains untuk memahami bagaimana bahan tersebut dapat didaur ulang.

Belajar berbasis project membuat kita lebih terlibat dan aktif dalam proses belajar, karena kita harus mengaplikasikan apa yang kita pelajari dalam situasi nyata. Ini juga membantu kita memahami bagaimana konsep yang kita pelajari dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Selain itu, belajar berbasis project juga membantu kita mengembangkan keterampilan berpikir kreatif dan bekerjasama dengan teman sekelas kita, karena kita harus bekerja sama untuk menyelesaikan proyek.

Secara keseluruhan, pengalaman belajar berbasis project adalah pengalaman yang menyenangkan dan membantu kita memahami materi yang kita pelajari dengan lebih baik.

Berita SDICT

Media Sosial