Selasa (24/9), menjadi hari terakhir Penilian Tengah Semester (PTS) 1 bagi siswa-siswa SDICT Al Abidin tahun ajaran 2019/2020. Kegiatan PTS yang berlangsung sejak Senin (16/9) ini dimulai dengan penilaian pembelajaran tematik 1 dan diakhiri dengan ujian nembang jawa lagu Gundul-gundul pacul.

PTS kali ini merupakan kali pertama SDICT Al Abidin melakukan ujian secara digital, yakni dengan menggunakan komputer. Dalam pelaksanaannya, siswa-siswi SDICT Al Abidin menjawab pertanyaan yang telah disediakan dari sekolah menggunakan e-learning. Sesuai dengan ciri khasnya, SDICT Al Abidin mantap menjadi sekolah papperless.

“Kami papperless. Tentu ini menjadi ciri khas kami sebagai sekolah IT. Sehingga seluruh ujian selain praktik (wudu, salat, baca tulis Quran, nembang jawa, dan SBdP) menggunakan e-learning. Kami tidak memakai kertas. Setiap anak di SDICT memiliki satu komputer,” tutur Khanifuddin, S.Pd, M.Pd selaku kepala SDICT Al Abidin Surakarta.

ujian yang selama ini terkesan ‘horor’, kini berubah menjadi sesuatu yang menyenangkan bagi anak generasi alfa di SDICT Al Abidin.

“Yaa Allah, emaknya di sini deg-degan karena anaknya ujian. Eh anaknya malah santai saja kayak main game,” tutur beberapa wali murid SDICT Al Abidin saat menyaksikan proses ujian yang dikirim melalui video.<Re>