ANAK ANDA KECANDUAN HP ?

JANGAN DILARANG! Tapi ARAHKAN, Pada

Siapkah Putra-Putri Anda Hadapi

Saatnya Orangtua Khawatir Masa Depan Anak

Suka miris ya, lihat anak pulang sekolah langsung ambil gadget. Anak sekarang, mereka susah sekali lepas dari digital game.
Wah.. bisa main seharian, nih. Tak hanya itu, terlalu sering bermain gadget, berpengaruh pada perubahan emosi dan mentalnya, seperti sulit berkonsentrasi, turunnya kecerdasan, dan mudah marah.
Bagaimana jika berlangsung terus-menerus?
 

PERKENALKAN KAMI

Play Video

Jago TEKNOLOGI, Pinter NGAJI , Bahasa INGGRIS nya

Kenapa harus

  • Sekolah Menyenangkan
  • Sekolah Para Juara
  • Sekolah Tanpa PR
  • Satu Siswa satu Komputer
  • FUN Digital Learning
  • Sekolah ramah Anak

FUN DIGITAL LEARNING

  • Pembelajaran Online dan Elearning yang mudah dan menyenangkan
  • Pendidikan Berkarakter dan Beradab Islami
  • FUN Learning & Multilanguage

Ini yang ​Ananda bisa Lakukan
di SDICT Al Abidin

  • Coding for Kids, ajarkan kesabaran, pantang menyerah, dan kepedulian
  • Ajarkan karakter peduli kebersihan
  • Jago Teknologi dan Pinter Ngaji
  • Pinter berbahasa Inggris

KEGIATAN SDICT:

TESTIMONIAL

Pilihan Terbaik untuk Investasi Masa Depan Ananda

F.A.Q

Pertanyaan yang sering ditanyakan, mungkin juga pertanyaan Anda.

Anak-anak kita yang lahir pada tahun 2010 dinamakan generasi alfa. Anak generasi alfa terpapar dan langsung berinteraksi dengan teknologi sejak lahir.

Oleh karenanya tidak heran kalau anak generasi alfa sejak masih bayi sudah sangat dekat dengan gadget dan smartphone. Maka, apabila tidak diarahkan dengan baik maka akan menjadikan sebuah kecanduan.

Dengan hadirnya SDICT Al Abidin yang tujuan utamanya berkaitan dengan teknologi adalah untuk mengarahkan anak sehingga teknologi mampu digunakan di jalan yang positif.

Bahkan pekerjaan yang akan tercipta 10 tahun yang akan datang disaat mereka dewasa nanti adalah pekerjaan yang sangat berkaitan dan berhubungan langsung dengan teknologi.

Pelajaran teknologi di SDICT Al Abidin diaplikasikan dengan beberapa program yaitu dengan satu anak satu computer. Pelajaran disajikan dengan E-Learning, penilaian dilaksanakan dengan E-report, paperless, anak-anak tidak menggunakan buku.

Dalam sehari anak yang menghadap computer langsung selama 70 menit dalam sehari. Mengapa karena anjuran para ahli anak usia di bawah 10 tahun maksimal 2 jam.

Iya benar. Selain pelajaran teknologi siswa tentu saja mendapatkan pelajaran umum sesuai kurikulum pemerintah. Pelajaran teknologi terdiri dari 10 jam setiap minggunya.

Pelajaran kurikulum pemerintah diajarkan sesuai dengan standar jam minimal yang ditetapkan oleh pemerintah. Selain itu pelajaran agama dan bahasa inggris juga menjadi prioritas.

Pendidikan agama menjadi prioritas. Oleh karenanya pendidikan agama dibagi menjadi beberapa bagian. Pertama pelajaran agama intrakurikuler. Dalam sepekan ada 10 jam, termasuk di dalamnya pelajaran membaca Al Qur’an.

Yang kedua pembiasaan hafalan. Pembiasaan ini dilakukan di beberapa waktu diantaranya saat murojaah pagi hari, saat sholat dhuhur di kelas (kelas 1 dan kelas 2 dibaca keras agar hafal bacaan dan suratnya), dan saat awal pelajaran membaca Al Qur’an.

Targetnya anak bisa membaca Al Quran di kelas 3 SD. Dengan menggunakan metode karimah, memungkinkan anak bisa membaca Al Quran dengan lebih cepat. Target Bahasa inggris siswa bisa berkomunikasi aktif.

Melalui pembiasaan penggunaan bahasa inggris dalam keseharian memungkinkan siswa lebih cepat dalam menguasai Bahasa inggris. Sedangkan untuk target pelajaran teknologi di kelas 1 dan 2 menguasai dasar-dasar pemrograman.

Dikelas 3 dan 4 siswa menguasai aplikasi office dan smart home. Di kelas 5 dan 6 siswa bisa membuat aplikasi berbasis mobile

Untuk menjamin keamanan computer bagi anak maka ada beberapa hal yang diperhatikan. Pertama durasi menatap computer. Dalam satu hari anak hanya melihat computer selama 2 x 35 menit.

Sedangkan pelajaran yang lain tidak melihat layer computer. Selain itu spesifikasi layar komputer yang digunakan radiasi yang rendah.

Beberapa alasan mengapa anak tidak menjadi kecanduan gadget bila di SDICT Al Abidin diantaranya; 1. Minat anak ke smartphone dialihkan ke komputer, 2. Anak diajari adab-adab untuk menggunakan gadget secara positif dan disertai alat pemantauannya.

Pendidikan karakter dilaksanakan berkesinambungan antara sekolah dan rumah. Pendidikan karakter diutamakan untuk menciptakan kedekatan anak dengan keluarga. Karena saat anak dekat dengan keluarga maka apa yang menjadi program keluarga seperti kemandirian, keasih saying, empati, tanggung jawab, bias dilaksanakan dengan baik oleh anak.

Contoh program karakter dengan keluarga misalnya anak menyiapkan sarapan sendiri, 3 kata ajaib yaitu terima kasih, maaf, dan tolong, proyek video sayang ayah dll.

Pendidikan karakter disesuaikan dengan perkembangan usia anak.

Bisa. Justru dengan anak mendaftar saat TK A maka akan mendapatkan biaya yang lebih ringan.

Selisih pembiayaan dibanding dengan ketika mendaftar sudah TK B, sekitar 1 hingga 3 juta rupiah.

Keuntungan lain jika mendaftar di TK A maka akan mendapatkan keistimewaan berupa skema angsuran.

Dimana di TK A membayar sekitar 2 juta dan 5 juta di TK B dan juga Ananda akan mendapatkan keistimewaan tambahan lainya yakni Ananda mendapatkan prioritas kursi yang tentunya hal ini tidak dimiliki oleh yang lainya.

Pertanyaan?​ Silakan hubungi kami

© SDICT Al AbidinMade with ❤ in Surakarta